Selamat Datang

Terima Kasih Udah Mau Berkunjung di halaman ini

Minggu, 08 Mei 2011

Palapa@net: Bendungan Batu Tegi

Palapa@net: Bendungan Batu Tegi

Bendungan Batu Tegi

Bendungan Batutegi dibangun pada sungai sekampung ± 65 Km sebelah hulu bendung Argoguruh atau ± 90 sebelah Barat Daya Kota Bandar Lampung. Sumber Dana untuk pelaksanaan pembangunan waduk Batutegi berasal dari dana APBN dan LOAN OECF. Pelaksanaan proyek terdiri dari : Study Kelayakan pada tahun 1978,Detail Desain diselesaikan pada tahun 1983. Pekerjaan Riview design dan supervisi Pelaksanaan dimulai bulan pebruari 1994 dan pelaksanaan pekerjaan terowongan dimulai Tahun 1995. Pelaksanaan pekerjaan Bendungan dimulai pada tahun 1996 dan selesai tahun 2000.

Tujuan Dan Manfaat Bendungan Batutegi

1. Peningkatan areal persawahan.
2. PLTA.
3. Penyediaan air baku untuk air minum.
4. Pengendalian Banjir, Parawisata, Perikanan dan lain-lain

DATA BENDUNGAN

- Tipe Bendungan : Timbunan Batu Dgn Inti Tanah Kedap Air.
- Panjang Puncak Bendungan : 690.00 m
- Elevasi Puncak Bendungan : + 283.00 m
- Lebar Puncak Bendungan : 12.00 m
- Tinggi Max. diatas dasar sungai : 120.00 m
- Volume timbunan : 9 x 106 m3
- Tipe Bangunan Pelimpah : Pelimpah Bebas ( Tanpa Pintu ) dengan Terowongan
- Tipe Terowongan Pengelak : Penampang Lingkaran Berlapis beton bertulang
- Tipe Intake : Pengambilan Miring
- Jenis Katup irigasi : Kerucut Tetap

wisata purbakala batu bedil

Batu Bedil, Situs Purbakala yang Terlupakan
REP | 04 February 2010 | 16:20 322 3 1 dari 1 Kompasianer menilai Inspiratif


Desa Batu Bedil. Kecamatan pulau panggung. Kabupaten tanggamus. Lampung. Ternyata memiliki situs purbakala Yang sangat menarik agak berbau mistis di desa ini ada situs purbakala batu-batu besar yang zaman dahulu di jadikan tempat pemujahan pemeluk agama hindu, meski minimnya bantuan dari pemerintah tempat ini masih tertata rapi dan sangat asri berkat kesadaran warga dan masyarakat desa batu bedil menjaga dan melestarikan situs purbakala..


Meskipun telah didiami oleh manusia sejak 2.500 sebelum masehi, Desa Batu Bedil yang berada di kecamatan pulau panggung kabupaten tanggamus masih juga tetap susah untuk di jangkau oleh manusia karena akses jalan menuju tempat yangbanyak terdapat situs purbakala ini masih sangat memprihatinkan, meskipun jalan sudah pernah di aspal namun saat ini selain jalan nya kecil juga penuh dengan lubang seperti kubangan kerbau.

Desa ini dinamakan desa batu bedil karena pada zaman dahulu dari cerita warga yang turun temurun ada sebuah batu yang pada malam hari selalu memancarkan api dengan suara letusan yang berasal dari sebuah batu besar yang berada di desa batu bedil batu bedil mempunyai arti batu yang bisa menembak.

Situs purbakala batu bedil terletak diatas dataran tinggi sekitar 320 meter diatas permukaan laut selain di kelilingin sunagai situs ini diapit terdapat juga lereng-lereng yang curam denganj kemiringan 60 hingga 40 derajat yang termasuk di dataran tinggi bukit barisan gunung tanggamus di sebelah selatan dan gunung rendingan di sebelah utara didesa ini banyak terdapat perkebunan kopi dengan keindahan alam yang sangat menakjubkan, lokasi situs ini dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan roda empat melalui lereng-lereng yang curam dengan kindahan alam yang sangat menakjubkan dengan waktu kurang lebih satu jam dari kota bandar lampung.

Menurut kepala desa Batu Bedil, Sahdin Almahata Pada tahun 1954 arkeologi pernah melakukan survey di situs purbakala batu bedil dengan berbagai alasan tidak di dapatkan sesuatu yang kongrit, Pada tahun 1989 di bentuk tim gabungan dari daerah lampung dan pusat. Lalu disimpulkan desa batu bedil telah di huni oleh manusia sejak 2.500 sebelum masehi, kehidupan pada saat itu berpegang teguh pada kepercayaan terhadap kekuatan alam dan kehidupan sesudah kematian sebagai nilai-nilai kehidupan relegi yang menonjol. Keterikatan batin antara manusia yang hidup dan mati diwujudkandalam pemujaan terhadap roh nenek moyang dibuatlah sarana atau bangunan-bangunan dari batu yang sering disebut dengan bangunan megalitik, kebudayaan megalitik dan tradisi di situs batu bedil ini sudah sangat lama tradisi adalah sesuatu yang hidup dalam kebudayaan kehidupan sosial sekitar abad ke-10 masehi kebudayaan hindu dan budha berbaur dengan kebudayaan sebelumnya dengan ditemukan prasasti batu bedil dan berbagai tempat pemujaan-pemujaan.

ARCA NANDI PONDASI RUMAH DARI BATU SUNGAI ILAHAN

Arca nandi, binatang sapi yang dianggap binatang suci, pada mitos hindu sapi sapi sebagai simbol kesuburan yang kemudian dalam perkembangannya dipakai sebagai wahana atau kendaraan dewa siwa. Situs purbakala batu bedil ini direhap dan ditata pada tahun 1992 oleh balai pelestarian purbaka wilayah Provinsi Banten, hingga kini belum ada perhatian atau upaya pelestarian. Hanya ada bantuan pemelihraan satu juta rupiah per enam bulan itupun uangnya harus diambil di Provinsi Banten.